Showing posts with label Sharing Sruput Seduluran. Show all posts
Showing posts with label Sharing Sruput Seduluran. Show all posts

11 August 2021

MISTERI BUKIT SEWAKUL | Exploring Kedungboto Part-5 - SEMANDING

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi siang sore malam.

Kopiost sekalian.

Hari ini saya kembali berkunjung ke Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. 
Saya bersama Tim Penjelajah Potensi Wisata Desa Kedungboto yang terdiri dari pemuda-pemudi desa yang berperhatian terhadap desanya, kembali melanjutkan eksplorasi dan survei terhadap potensi-potensi wisata yang ada di Desa Kedungboto. 

Destinasi kali ini adalah BUKIT SEWAKUL yang berada di Dusun Semanding, salah satu dusun di bagian selatan Desa Kedungboto yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Temanggung.

Mari kita tonton videonya sampai selesai untuk melihat keseruan pemuda-pemudi Desa Kedungboto dalam mengeksplorasi potensi desanya.

Terimakasih sudah menonton, tetap sharing, sruput, seduluran, bersama Generasi Krupuk Gendar.

#Semanding #DesaWisata #Kedungboto #Sewakul #BukitSewakul #WisataAlam #BumiPerkemahan #CampingGround #Tracking #CoffeeAdventure #SharingSruputSeduluran #KopiSiboli #KopiKendal #WisataKendal



22 July 2021

Gua Landak di Bukit Bekokrak | Exploring Kedungboto Part-3 di Dusun Jingkol

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Kembali lagi bersama saya, Generasi Krupuk Gendar.
Kopiost sekalian. Melanjutkan perjalanan sebelumnya dimana kami menjelajahi kedung-kedung di Kali Ringin di Dusun Kedungboto, kemudian ke Selo Arjuno dan Wisata Alam Watulawang, kami menuju ke Dusun Jingkol, dusun yang terletak paling selatan di Desa Kedungboto. Dusun ini berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung. Dekat sekali dengan Dusun Jingkol, di arah tenggara adalah Dusun Sirandu, Desa Kedawung, sedangkan di arah barat daya adalah Desa Margolelo. Dua desa tersebut adalah desa yang terletak paling utara di wilayah Kecamatan Kandangan.

Destinasi penjelajahan di Dusun Jingkol adalah Bukit Bekokrak, dimana di bukit ini terdapat Gua Landak yang terbentuk dari susunan batu-batu yang sangat besar yang di bawahnya terdapat banyak rongga membentuk gua yang cukup dimasuki orang dewasa. 

Di puncak bukit lebih banyak lagi batu-batu besar yang berserakan yang membentuk lanskap yang sangat eksotis. Tetapi dari bawah bukit batuan tersebut tidak begitu kelihatan karena tertutup pepohonan dan semak belukar.

Sayang sekali, di kaki bukit Bekokrak dilakukan penambangan batu. Hal ini tentu saja kurang selaras bila wilayah Bekokrak akan dikembangkan menjadi tempat wisata alam.

Terimakasih sudah menonton, jangan lupa like dan subscribe, juga tinggalkan jejak berupa komen agar saya mudah untuk berkunjung balik ke channel Kopiost sekalian,  tetap Sharing Sruput Seduluran.

#Kedungboto #DesaWisata #WisataKedungboto #WisataJingkol #GuaLandak #Bekokrak #Semanding #Jingkol #Limbangan #Kendal #CoffeeAdventure


21 July 2021

Exploring Kedungboto Part-2 | Kedungboto, Selo Arjuno, Watulawang

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Kembali lagi bersama saya, Generasi Krupuk Gendar.
Kopiost sekalian. Kita kembali lagi melakukan eksplorasi potensi wisata di Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Ini adalah kegiatan yang kedua dimana sebelumnya kami telah mengunjungi Gunung Kelir, Watu Gong, dan Kedung Boto.
Lanjutan kali ini adalah eksplorasi kedung di Kali Ringin ke arah hulu.  Dari Dusun Kedungboto, kami turun menuju ke Kali Jorang, selanjutnya akan menyusuri Kali Jorang yang bermuara di tempuran Kali Ringin. Dari sana kami akan berjalan ke arah hulu Kali Ringin untuk mengambil foto dan video, barangkali ada yang inspirasi pengembangan wisata sungai di sepanjang Kali Ringin.
Tim kali ini hanya berjumlah 7 orang karena beberapa teman yang ikut di kegiatan sebelumnya saat ini sedang ada kegiatan sendiri. Namun nanti sehabis kegiatan di Dusun Kedungboto ini, mereka akan bergabung di Dusun Biting dan bersama-sama menuju ke Dusun Watulawang dan Dusun Jingkol.

Setelah melakukan pengambilan foto dan video, kami kembali ke Dusun Kedungboto. Kami tidak melakukan diskusi di sini karena rencananya kami akan berdiskusi di Dusun Watulawang, di area Wisata Alam Watulawang.
Di perjalanan kembali ke Dusun Kedungboto, kami bertemu dengan pak Ngatmin, warga Dusun Kedungboto, dan mengobrol sebentar dengan beliau mengenai legenda asal mula Dusun Kedungboto. Sepertinya legenda Kedungboto ini menarik bila digali kembali dan diceritakan kepada publik untuk memperkaya cerita wisata yang akan dikembangkan di Kedungboto.

Kopiost sekalian, selanjutnya kami menuju ke Dusun Biting untuk bergabung dengan teman-teman lainnya dan kemudian menuju ke Dusun Watulawang.

Dari Watulawang, perjalanan dilanjutkan ke Dusun Jingkol, namun karena medan cukup berat, teman-teman yang perempuan tidak ikut.

Cerita tentang Eksplorasi Wisata Jingkol akan ditayangkan di video tersendiri dalam cerita Gua Landak di Bukit Bekokrak.

Terimakasih sudah menonton, tetap Sharing Sruput Seduluran.

#Kedungboto #DesaWisata #WisataKedungboto #WisataWatulawang #WisataJingkol #Limbangan #Kendal #CoffeeAdventure #SeloArjuno


16 July 2021

Wisata Desa Kedungboto??? | Part-1: Gunung Kelir, Watu Gong, Kedung Wali

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi siang sore malam, Kopiost sekalian.

Hari ini saya kembali berkunjung ke Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Namun bukan untuk melakukan wisata. Saya bersama Tim Desa Kedungboto yang terdiri dari pemuda-pemudi desa yang berperhatian terhadap desanya akan melakukan eksplorasi dan survei terhadap potensi-potensi wisata yang ada di Desa Kedungboto. Tentu saja sambil ngopi di alam bebas.

Ada 3 (tiga) tempat yang kami kunjungi hari ini yaitu Gunung Kelir dan Bukit Watu Gong yang potensial dikembangkan menjadi camping ground, serta Kedung Wali di aliran Kali Ringin yang eksotis dengan tebing batunya yang berbentuk kotak-kotak seperti susunan batu-bata. 

Mari kita tonton videonya sampai selesai untuk melihat keseruan pemuda-pemudi Desa Kedungboto.

Terimakasih sudah menonton, tetap sharing, sruput, seduluran bersama Generasi Krupuk Gendar.

#Kedungboto #WisataAlam #DesaWisata #KedungWali #KaliRingin #BumiPerkemahan #CampingGround #Tracking #CoffeeAdventure #SharingSruputSeduluran #KopiSiboli #KopiKendal

24 June 2021

Berburu Kopi Arabika Lereng Utara Gunung Slamet | Bumijawa, Guci, Pulosari

Kopi Arabika semakin diminati petani. Demikian pula di lereng utara Gunung Slamet.
Kami berkesempatan melihat dari dekat geliat semangat petani Kopi Arabika di Bumijawa dan Bojong, Kabupaten Tegal, serta di Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Di daerah-daerah berketinggian mulai 900 mdpl sampai lebih dari 1200 mdpl yang terbentang dari barat laut, utara, dan tenggara Gunung Slamet,  memang sejak sekitar 15 tahun lalu sudah mulai ada rintisan penanaman Kopi Arabika. Kebanyakan klon yang ditanam adalah Sigararutang, walaupun banyak pula dikembangkan klon lain misalnya Linie S, Ateng Super, Kartika, dan lain-lain. Bila dulu Kopi Arabika belum dianggap bisa menyejahterakan petani karea harga jual yang tidak menentu,  di tahun-tahun terakhir ini tak lagi dipandang sebelah mata. Yang pertama karena harga jual cherries yang cukup bagus dan menguntungkan petani, kedua karena sebagian kelompok tani sudah piawai melakukan proses sehingga bisa menjual produk olahan yang nilai tambahnya lebih baik. Meskipun begitu, kerjasama dengan eksportir tetap dibutuhkan agar semua hasil produksi petani bisa diserap pasar dan menghasilkan devisa.

Hal yang juga sanat menggembirakan, dukungan pemerintah di kedua Kabupaten ini sudah sangat baik. Banyak kelompok tani yang sudah mendapatkan penyuluhan dan bantuan peralatan, baik peralatan pasca panen maupun peralatan pengolahan kopi.

Kopiost sekalian, ikuti perjalanan seru kami ke Sigedong, Guci, dan Pulosari, bersama pak Doddy, mas Reno, pak Muhtarom, pak Gunawan, pak Hasan, pak Dakib, dan tentu saja Generasi Krupuk Gendar.

Terimakasih sudah menonton, jangan lupa like, subscribe, dan share ke teman-teman Kopiost sekalian. Salam sharing, sruput, seduluran.

#KopiArabika #KopiSigedong #KopiPulosari #KopiGuci #KopiPemalang #KopiTegal #JavaArabica #JavaCoffee #Redjodadi #NugrohoBintangSatrio #LowCost #IndieJava #CoffeeAdventure #SharingSruputSeduluran #GenerasiKrupukGendar

21 June 2021

Siboli Coffee Adventure Ke-5 di Watu Sumong | Komunitas Kopi Siboli

Secara rutin, Komuitas Kopi Siboli (Singorojo, Boja, Limbangan) mengadakan kegiatan bulanan yang dinamaka Siboli Coffee Adventure. Biasanya dilakukan di alam bebas, namun pernah juga dilakukan di cafe milik salah satu anggota komunitas.

Siboli Coffee Adventure ke-5 kali ini diadakan di Wisata Pesona Watu Sumong, yang semenjak awal pandemi sepi pengunjung. Diharapkan, dengan diselenggarakannya kegiatan Siboli Coffee Adventure di Watu Sumong, pamor wisata alam ini kembali moncer, seiring dengan semakin moncernya KOPI SIBOLI.

Terimakasih sudah menonton, jangan lupa like, subscibe, dan share untuk mendukung bangkitnya Wisata Indonesia.

#WisataAlam #PesonaWatuSumong #DesaPeron #KetroNampu #CoffeeAdventure #SiboliCoffeeAdventure #WisataDesa #WisataLimbangan #WisataKendal #KopiSiboli #KopiKendal

19 June 2021

Berburu Robusta Ketro, Salah Satu Kopi Terbaik di Kendal

Jajah desa, milang kori, njalak paningal, hamandhung karna, ke pedesaan di Dusun Ketro, Desa Peron, Limbangan, ujung selatan Kabupaten Kendal untuk melihat kebun-kebun kopi Robusta yang menghasilkan Robusta terbaik di Kendal.

#KopiKetro #RobustaKetro #DesaPeron #KetroNampu #LimbanganKendal #CoffeeAdventure #SharingSruputSeduluran

18 June 2021

TOOK BANDUNG | Kebun Kopi Yang Sudah Ada Sejak Jaman Belanda

Video ini adalah bagian terakhir dari perjalanan mulai dari mengikuti Wiwitan Panen Kopi di Tambi, Wonosobo, singgah di Sentra Kopi Arabica Tlahab dan Wisata Posong, dan terakhir singgah di Perkebunan Kopi Took Bandung di Desa Gesing, Kec. Kandangan, Kab. Temanggung.. Kebun milik PT Redjodadi ini adalah kebun kopi Robusta yang luas lahannya total 138 hektar.

Dari PT Redjodadi inilah saya pertama kali belajar tentang KOPI karena dulu saya pernah bekerja di perusahaan ini pada tahun 1995 sd 2001..
 
Emplasemen kebun keadaanya jauh berbeda dibandingkan 25 tahun lalu. Bangunan sekarang terlihat modern walaupun tetap bernuansa klasik. Lain kali saya akan berkunjung ke sini lagi.

#KopiGesing #KopiTemanggung #KopiRobusta #Redjodadi #NugrohoBintangSatrio


14 June 2021

Sharing Sruput Seduluran Di Wisata Alam Posong, Tlahab, Kledung, Temanggung

Assalamu'alaikum, Kopiost sekalian.

Saat ini saya sedang memasuki area Wisata Posong di desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Selain terkenal karena wisata alamnya, Desa Tlahab juga terkenal sebagai salah satu daerah penghasil Kopi Arabika di Kabupaten Temanggung.

Kopiost sekalian.
Saya kasih trick nih. Tapi jangan disebarluaskan. Cukup like video ini dan subscribe channel ini. Ingat, tidak usah share video ini ke mana-mana.

Kalau Kopiost berkunjung ke Wisata Posong, setelah sampai di loket, Kopiost ngaku-ngaku aja teman dari salah satu petani atau pengelola Wisata Posong, bisa Pak Tuhar, Pak Yamidi, atau Pak Tri. Dijamin nggak perlu mbayar bisa langsung berwisata di Posong.

Tapi kalau beli kopi tetep mbayar yaaa!

Salam SHARING SRUPUT SEDULURAN

Video sebelumnya terkait perjalanan kali ini:
 
1. Wiwitan Panen Kopi Tambi, Wonosobo Part-1

2. Wiwitan Panen Kopi Tambi, Wonosobo Part-2

#KopiPosong #ArabicaPosong #PanenKopiPosong2021 #ArabicaTemanggung #PakTuhar #TwoHeart #DuaHati #SharingSruputSeduluran #CoffeeAdventure #LowCost #WisataPosong #Posong #Tlahab #Kledung #Temanggung

12 June 2021

Wiwitan Panen Kopi Tambi bersama Bupati Wonosobo Part-2

Assalamu'alaikum, Kopiost!

Masih bersama saya, Generasi Krupuk Gendar di acara Sarasehan Kopi dan Wiwitan Panen Kopi di Tambi, Wonosobo. Bagi Kopiost yang belum menyimak video sebelumnya, silakan klik link yang saya sertakan di deskripsi.

Kopiost sekalian, sementara sebagian peserta ber-sarasehan di Coffee Tambi Food, saya menyertai Bupati Wonosobo menuju ke lokasi petik kopi di Bukit Setalang, kira-kira satu kilometer dari lokasi sarasehan. Sebagian jalannya tidak bisa dilewati kendaraan sehingga harus berjalan kaki beberapa ratus meter.

Jalan setapak menuju Kebun Kopi Arabika yang dikelola oleh KTH Argo Mulyo melewati sebuah obyek wisata yang pengembangannya digagas oleh Pokdarwis Desa Tambi bersama dengan KTH Argo Mulyo.  Mas Ahmad Romadhon yang menemui kami pada saat pertama kali datang pagi tadi adalah Ketuanya.

Kopiost sekalian, jangan lupa klik like, subscribe, dan share sebanyak-banyaknya. 

Sebagai penutup, saya menyitir pesan Bupati Wonosobo dalam sambutan di acara Sarasehan Kopi dan Wiwitan Panen Kopi Tambi, "SAPA SING TEMEN, TINEMU". Semoga pesan tersebut menjadi penyemangat para petani kopi dan pelaku usaha kopi

Simak juga video PART-1 sebelumnya di:


#WiwitanPanenKopiTambi #KopiTambi #PanenKopiTambi2021 #SarasehanKlasterKopiWonosobo #ArabicaTambi #BupatiWonosobo #AfifNurhidayat #MuhammadAlbar #TarzzanCoffee #AhmadRomadhon #SharingSruputSeduluran #CoffeeAdventure #LowCost #WisataBukitSetalang #BTS

11 June 2021

Wiwitan Panen Kopi Tambi Bersama Bupati Wonosobo Part-1

Assalamu'alaikum, Kopiost!
Kembali lagi bersama saya, Generasi Krupuk Gendar.

Pagi yang cerah, matahari belum lama terbit, burung-burung masih bercuitan di pepohonan belum berangkat mencari makan. Saya bersama pak Doddy dan mas Reno sudah bergegas dari Jl. Rinjani Semarang menuju ke Tambi, Wonosobo. Pak Doddy adalah Direktur PT Redjodadi, eksportir kopi sejak 1981, dan mas Reno adalah tangan kanan beliau.

Hari ini, Kamis, 10 Juni 2021, kami akan menghadiri Sarasehan Klaster Kopi Wonosobo dan Wiwitan Panen Kopi Arabica Tambi, Wonosobo. Kami mengambil rute melalui Boja, Singorojo, Ngadirejo, melewati jalan aspal yang sempit melewati Jumprit, menyusuri lereng utara Gunung Sindoro menuju ke Tambi, Kejajar, Wonosobo.

Saat masuk ke perkebunan teh Tambi, kanan kiri jalan aspal yang sempit terlihat indah karena dipagari Bunga Terompet Kuning atau ada yang menyebutnya Bunga Lonthe Sore.  

Tempat sarasehan berada di bawah areal kebun teh, di Coffee Tambi Food. Di sana kami bertemu dengan mas Ahmad Romadhon dari KTH Argo Mulyo,Tambi. Acara ini istimewa karena tidak hanya dihadiri oleh petani dan pelaku usaha kopi, namun juga dihadiri oleh Bupati Wonosobo, Bp Afif Nurhidayat beserta Wakil Bupati Bp. Muhammad Albar. Selain itu hadir pula jajaran FORKOPIMDA dan instansi lain.

Berikut ini Pointer Sambutan Bupati Wonosobo pada acara Sarasehan Klaster Kopi Wonosobo.
1. Menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Mudah-mudahann kita dapat menentukan solusi atas problema yang saat ini kita alami.
2. Saya menyambut baik adanya dialog seperti ini, sebab saya dapat memperoleh pandangan baru mengenai permasalahan yang terjadi di lapangan.
3. pandemi Covid-19 yang berlangsung sudah cukup lama ini memang membawa keprihatinan tersendiri bagi masyarakat, utamanya pada pertumbuhan sektor ekonomi yang sempat menurun.
Era new normal membawa angin sejuk bagi pelaku industri untuk mulai melebarkan kembali sayapnya, meski harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
4. Saya melihat adanya trend di kalangan anak-anak muda penikmat kopi dengan berbagai kreasi olahannya. 
Hal ini merupakan trend yang tidak bisa kita abaikan dan merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku industri kopi hulu maupun hilir.
5. Keresahan yang dituangkan dalam acara semacam ini ini merupakan upaya yang harus diapresiasi karena menjadi wadah penyambung lidah antara pengusaha, petani, dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo.
Perbaikan ekonomi melalui industri kopi harus dilaksanakan dengan kerjasama sinergis antara pelaku industri dengan pemerintah.

Setelah acara pembukaan, sebagian peserta akan ber-sarasehan di Coffee Tambi Food, dan sebagian bersama Bupati Wonosobo akan melakukan panen perdana atau wiwitan di Bukit Setalang, Tambi Atas.

Video Wiwitan Panen Kopi Tambi PART-2:

#WiwitanPanenKopiTambi #KopiTambi #PanenKopiTambi2021 #SarasehanKlasterKopiWonosobo #ArabicaTambi #BupatiWonosobo #AfifNurhidayat #MuhammadAlbar #TarzzanCoffee #AhmadRomadhon #SharingSruputSeduluran #CoffeeAdventure #LowCost #WisataBukitSetalang #BTS

09 June 2021

Berburu Kopi Liberika Keliling Gunung Ungaran

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 
Kembali lagi bersama saya Generasi Krupuk Gendar.

Di suatu pagi yang cerah kami memasuki Boja yang semrawut dari dulu kala.
Boja, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

Kami melewati depan eks kantor Kawedanan Boja yang khas dengan patung ikoniknya. 

Lanjut ke arah barat melewati Desa Bebengan, dan berhenti di Desa Kedungsari. Di tengah hutan Jati yang di bawah tegakannya ditanami KOPI.

Perjalanan kami ke sini memang berkaitan dengan KOPI karena beberapa hari lalu saya menerima telpon bahwa ada siswa SMA yang akan melakukan penelitian berkaitan dengan Lomba Karya Ilmiah yang mereka ikuti.

Dan ini saya bersama dua siswa SMA beserta guru pembimbingnya.

Namun saya merasa agak aneh karena mereka akan meneliti KOPI LIBERIKA.

Bukan KOPI ROBUSTA yang banyak terdapat di SIBOLI -Singorojo - Boja - Limbangan, bukan pula KOPI ARABIKA yang terdapat di lereng Gunung Ungaran.

Ini pertanyaan besar bagi saya sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di dunia KOPI, kenapa memilih KOPI LIBERIKA, mengapa tidak KOPI saja yang lebih simpel dan tidak terikat pada varietas tertentu.
 
Barangkali yang memberikan ide mempunyai rasa romantisme terhadap KOPI LIBERIKA. 
Saya pribadi memandang, apakah itu ROBUSTA, ARABIKA, LIBERIKA yang penting adalah mana yang paling cocok ditanam di suatu daerah tersebut dan bisa memberikan kesejahteraan yang baik kepada petaninya. 

KOPI LIBERIKA atau di Siboli sering disebut sebagai KOPI EKSELSA kurang menarik bagi petani untuk dibudidayakan. Rendeman yang relatif tipis, produktivitas per hektar yang lebih rendah dibandingkan Robusta dan Arabika, serta harganya yang hanya selisih sedikit lebih tinggi dibandingkan Robusta namun jauh di bawah Arabika, membuat kebanyakan petani enggan membudidayakan secara intensif.

Harap dicatat, LIBERIKA sebetulnya bukan kopi sembarangan, Citarasanya khas. Beberapa sub varietas mempunyai aroma buah Nangka yang unik, ada pula yang beraroma buah Sirsak. LIBERIKA juga mempunyai perakaran kuat sehingga sering dijadikan sebagai batang bawah kopi sambung/grafting. Namun, sederet keunggulan tersebut bila harga jual produk di tingkat petani rendah, tetap saja kurang menarik

Walaupun plus minus KOPI LIBERIKA ini saya sampaikan kepada adik-adik siswa SMA yang bersemangat itu, saya tidak akan mempengaruhi pilihan obyek penelitian mereka.
Karena saya dimintai bantuan, maka tugas saya adalah memberikan informasi sebanyak-banyaknya mengenai KOPI di SIBOLI dan di seputar Gunung Ungaran yang saya ketahui. Tidak hanya KOPI LIBERIKA, melainkan semua potensi KOPI SIBOLI dan sekitarnya yang saya ketahui.

Jadilah perjalanan ini saya ikuti dengan asyik dan lossdoll.

Setelah berkunjung ke Kedungsari, Singorojo, Kabupaten Kendal, kami lanjut mengunjungi Sanggar Kopi Gedongsongo, Kabupaten Semarang untuk melihat proses kopi Arabica.
Jadi, perjalanan kami hari ini dari Semarang ke Boja, lanjut ke Gedongsongo, kembali ke Semarang melalui Bandungan dan Ungaran sama saja dengan mengelilingi Gunung Ungaran.
Keren kan?

Jangan lupa like dan subscribe.
Tinggalkan jejak di kolom komentar agar saya mudah berkunjung balik ke channel Kopiost sekalian.

#SharingSruputSeduluran #CoffeeAdventure #CoffeeProcessing #CoffeeRoasting #KaryaIlmiahRemaja #JatenSari #SanggarKopi #LowCost

Soundtrack :
Jason Mraz - Lucky (Guitar cover by Tiara Julia Pradipta) 

Jangan lupa subscribe juga channel Ibu Guru Pembimbing:
Tatit Novi Sahara


02 June 2021

Roasting Kopi Bareng Mas Pur, Warung Pucu'e Kendal | Jaten Sari Roastery

Kopiost sekalian.
Kali ini saya akan roasting kopi di Jaten Sari Roastery di Jetak, Kedungsari, Singorojo, Kendal bersama Mas Pur, pengelola Warung Unju'an Kopi Pucu'e Kendal, Gunungsari, Ngesrepbalong, Limbangan.

Hari ini Mas Pur roasting 11kg kopi, Arabica dan Robusta. Tentu saja dibagi menjadi beberapa batch karena mesin roasting di Jaten Sari Roastery ini kapasitasnya tidak terlalu besar.

Di video ini saya tidak akan menceritakan detail proses roasting kali ini, biarlah Mas Pur kelak yang akan bercerita. 
Saya justru akan bercerita tentang sosok Mas Pur.

Saya perkenalkan yaa.
Mas Pur adalah pengelola Kedai Kopi di Gunungsari. Kedainya unik karena terletak tengah kebun di jalan setapak menuju ke Wisata Curug Lawe Secepit, Gunungsari, Ngesrepbalong, Limbangan, Kendal.

Nama kedainya juga unik, Warung Unjukan Kopi Pucu'e Kendal.
Kalau kopiost sekalian ada kesempatan dolan ke arah Kebun Teh Medini, jangan lupa mampir di kedainya Mas Pur ini. Saya sudah berkali-kali berkunjung ke sana, tapi belum pernah sekali pun membuat video di sana. Jadi, nanti akan saya agendakan dolan ngopi ke Warung Unjukan Pucuking Kendal. Makanya, jangan lupa like, subscribe channel Generasi Krupuk Gendar ini, dan nyalakan tanda lonceng agar selalu update perjalanan Sharing Sruput Seduluran.

Saya dan Mas Pur ini sama-sama anggota Komunitas Kopi Siboli, jadi, kami kenal belum lama, kira-kira sekitar Agustus 2020 saat Komunitas Kopi Siboli mulai didirikan.

Mas Pur itu sebetulnya namanya adalah Chaesario Kensay Purwanto, teman-temannya biasa memanggil RIO, tapi saya kadhung akrab memanggilnya Mas Pur. Silakan berkenalan di akun IG-nya.


Dulu, Mas Pur belum melakukan roasting sendiri, namun semenjak bergabung bersama Komunitas Kopi Siboli dimana di komunitas ini sering dilakukan ngopi bareng dan berbagi pengalaman, Mas Pur pun sekarang sudah cukup piawai meroasting kopi terutama untuk keperluan kedai kopi yang dikelolanya. 

Keberadaan Jaten Sari Roastery ini pun sangat mendukung aktivitas Komunitas Kopi Siboli. 
Tidak banyak roastery yang memperbolehkan pelanggan untuk roasting kopi sendiri. Saya, Generasi Krupuk Gendar termasuk yang mengawali roasting sendiri di Jaten Sari Roastery.

Pengelola Jaten Sari Roastery, Pak Badri, orangnya terbuka dan ramah. Beliau tidak pernah enggan berbagi ilmu kepada semua orang. Jadilah Jaten Sari Roastery ini mitra Komunitas Kopi Siboli.

#CoffeeRoasting #KopiSiboli #KopiKendal #Kopi #Siboli #Kendal #JatenSari #Roastery #Kedungsari #Singorojo #Gunungsari #PucueKendal #KopiEndemix #LowCost #IndieJava #Matoyah #CoffeeAdventure #MasPur #ChaesarioKensayPurwanto #Arabica #Robusta #Kopiost

01 June 2021

Coffee Adventure Bersama Pemancing - Bubar Dikejar Hujan Saat Nyeduh Kopi

Coffee Adventure kali ini saya - Generasi Krupuk Gendar - ditemani dua teman yang selain suka ngopi juga sama-sama hobby mancing. 


Lokasi di Kali Ringin yang asri dan indah di Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Kabupatèn Kendal. 

Sayang sekali, nyeduh kopi belum selesai kami harus pontang-panting mencari tempat yang teduh karena hujan datang tiba-tiba. 

Ikuti ceritanya sampai selesai karena Coffee Adventure kali ini sangat seru. Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel teman-teman saya agar mereka bahagia. Semoga berkenan. 

#CoffeeAdventure #Mancing #SharingSruputSeduluran #Fishing #MancingMania #Traveling #Kopi #Siboli #KopiSiboli #Kendal #Coffee #Coffee_Adventure #KopiKukusan #LowCost #IndieJava #Matoyah #KopiKendal #MicroFishing #MancingAirDeras #Regis #Mahseer #Tombro

29 May 2021

Dolan Ngopi di Sanggar Kopi Luwak | Sharing - Sruput - Seduluran

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kopiost sekalian, kembali bersama saya Generasi Krupuk Gendar.

Saya sedang berada di tikungan terakhir di Dusun Darum, dusun dimana terdapat pintu masuk Wisata Candi Gedongsongo.

Dusun Darum, Gedongsongo berada di lereng selatan Gunung Ungaran di ketinggian sekitar 1200 mdpl. Selain terkenal karena wisata purbakalanya, Gedongsongo juga terkenal sebagai salah satu penghasil kopi Arabica Gunung Ungaran.

Nah,
Saya akan ngopi di sini, tepatnya di Sanggar Kopi Gedongsongo. Namun sebelumnya, saya tayangkan dulu cuplikan video pada puncak musim kopi tahun lalu yaitu pada bulan Agustus 2020.

Kopiost sekalian, Sanggar Kopi Gedongsongo terletak di gang terakhir sebelah kanan sebelum parkiran Wisata Gedongsongo.Lima puluh meter setelah masuk gang kita akan mendapati tulisan "DI SINI PUSAT BELI KOPI ARABIKA KHAS GEDONGSONGO".

Kita akan melewati gapura batu bata dan masuk melalui tangga menurun menuju ke Sanggar Kopi.
Terdapat 3 gasebo di sudut-sudut taman yang asri, dua di antaranya terlihat jelas dari jalan, sedangkan yang satu agak tersembunyi.

Sanggar Kopi Gedongsongo dikelola oleh Pak Slamet, pembudidaya kopi Arabica di bawah tegakan hutan Perhutani KPH Kedu Utara. Kebun kopi yang dikelola pak Slamet terletak di ketinggian 1300-1600 mdpl, sedangkan tempat pemrosesannya terletak di ketinggian 1249 mdpl.

Bulan Mei ini, Kopi Arabica Gedongsongo memasuki panen awalan. Buah kopi pada display tanaman di Sanggar Kopi sebagian terlihat memerah, demikian juga buah kopi yang ada di kebun. Jadi masa ini dilakukan pemanenan awal secara selektif.

Walaupun kualitas petik pada panen awal ini masih kurang baik dan kuantitasnya pun masih sedikit, pemanenan selektif tetap dilakukan agar tanaman tetap sehat. Selain itu, buah yang merah matang di pohon akan menjadi sasaran hama antara lain luwak dan bajing atau tupai, bila tidak dilakukan pemetikan. Sayang sekali kan?

Buah kopi atau cherry hasil panen dibawa ke tempat pemrosesan di Sanggar Kopi di bagian belakang. Pak Slamet membangun rumah pengeringan sederhana agar proses kopi dapat dilakukan dengan baik. Tahun lalu ini belum ada. Rumah pengeringan ini sangat penting karena cuaca di dataran tinggi yang sering berkabut berdampak pada proses pengolahan biji kopi. Ada tiga teknik pengolahan yang dilakukan oleh Sanggar Kopi yaitu honey, natural, dan fullwash. 
 
Menurut saya, pak Slamet adalah pelaku usaha kopi yang luar biasa. Dari mulai budidaya tanaman di kebun, pemanenan atau pemetikan, proses buah kopi atau cherry menjadi greenbeans atau kopi beras, sampai roasting dan pengemasan dilakukan oleh pak Slamet sendiri bersama keluarga.

Setiap prosesnya dilakukan dengan kontrol kualitas yang ketat dan teliti. Hasilnya adalah citarasa Kopi Arabica Gedongsongo yang khas dan konsisten.

Pada proses sortir yang saya lihat, selain memisahkan defect juga memisahkan peaberry atau kopi lanang yang akan dijual sebagai produk tersendiri. Proses pemilihan tangan seperti ini tentu saja membutuhkan ketelitian yang tinggi dan kesabaran.

Sebagian kulit buah kopi yang baik dikeringkan dan diolah menjadi Cascara.

Selain memasarkan produk dalam bentuk greenbeans, Sanggar Kopi juga memasarkan produk berupa roasted beans dan kopi bubuk. 

Untuk mendukung hal ini, Pak Slamet selaku pengelola Sanggar Kopi mengikuti Pelatihan dan Penyuluhan mengenai Keamanan Pangan dari Dinas Kesehatan dan telah mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Rumah Tangga (SPP-IRT).  

#CoffeeAdventure #Kopiost #SanggarKopi #SanggarKopiGedongsongo #DolanNgopi #SharingSruputSeduluran #KopiArabika #ArabicaCoffee #KopiIndonesia #JavaCoffee #IndieJava #LowCost #KopiLuwak

26 May 2021

Event Panen Padi di Wisata Alam Gubug Lereng Merangan, Desa Pakis, Limbangan

Wisata Sawah Désa Pakis Part2 

Maksud hati mau Coffee Adventure di Desa Peron tapi ndilalah tidak menemukan spot yang ciamik. Akhirnya ke Desa Pakis, tidak masuk ke Wisata Sawah atau Wisata Tengah Sawah yang nama resminya Wisata Alam Gubug Lereng Merangan, malah nonton petani Panen Padi. 

Desa Wisata Pakis, Kecamatan Limbangan, Kabupatèn Kendal 

#WisataAlamGubugLerengMerangan #DesaWisata #DesaPakis #DesaPeron #Limbangan #Kendal #WisataSawah #WisataTengahSawah #WisataJawaTengah #CoffeeAdventure #kopi #Siboli #KopiSiboli #KopiKendal #Coffee #IndieJava 

Silakan simak juga video sebelumnya. Soundtrack : Jason Mraz - Lucky (Guitar cover by Tiara Julia Pradipta) 

Sharing - Sruput - Seduluran

 

20 May 2021

Berkunjung Ke Kopi Endemix Bersama Mbah Parno, KTH Makarti Utomo

Mbah Parno, petani kopi, walaupun sudah cukup sepuh namun masih sangat antusias belajar segala hal tentang kopi. 

Kali ini saya ndherekke beliau berkunjung ke Kopi Endemix, Gunungsari, Ngesrepbalong, Limbangan, Kendal. Mbah Parno dari KTH Makarti Utomo adalah petani kopi Robusta, sedangkan Mas Wahyudi dari Kopi Endemix adalah petani kopi Arabica. 

Bagaimana sharing, sruput, dan seduluran bisa terjadi di antara mereka? Mari simak videonya. 

#CoffeeAdventure #SharingSruputSeduluran #kopi #siboli #kopisiboli #kendal #coffee #coffeeroasting #roastery #coffee_adventure #coffeeadventure #lowcost #MakartiUtomo #KopiEndemix #sharingkopi 

18 May 2021

Coffee Adventure | Desa Wisata Getas, Singorojo, Kendal

Coffee Adventure H+4 atau Lebaran hari ke-5, Minggu 16 Mei 2021 ke Desa Wisata Getas. 
Awalnya ingin menjelajah pedusunan yang jauh sampai ke Seklotok, tapi akhirnya hanya bisa silaturahmi ke Genting ke Roastery Makarti Utomo. 

Di sana saya ngopi bersama mbah Parno, roaster yang sudah berpengalaman sejak 2015. Mesin roasting di Makarti Utomo ini cukup tua. Buatan tahun 2015. Rancang bangunnya oleh UBS Alat dan Mesin Pengolahan, Koperasi Karyawan Sekar, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember. Kapasitasnya 10kg, cukup besar menurut ukuran saya yang biasanya hanya menggunakan mesin kelas 3-5kg. Pemanasnya menggunakan kompos gas dengan burner api lilin. Tidak tersedia blower untuk mengeluarkan udara dari lingkungan chamber, jadi panas dan asap pembuangan disalurkan melalui cerobong yang ada di atas mesin. Pada baki pendingin, tidak tersedia pengaduk namun sudah disediakan blower penghisap udara panas. Secara keseluruhan mesin ini sederhana dan tidak banyak fitur alat bantu misalnya indikator suhu yang presisi, sehingga pengguna mesin ini harus mengasah kepekaan rasa agar bisa lancar menggunakan mesin roasting ini. 

Setelah ngopi di mbah Parno, saya tidak jadi melanjutkan perjalanan ke Seklotok, lain waktu semoga ada kesempatan. Saya kembali ke habitat melalui jalan yang berbeda yaitu melalui jalan setapak di tengah perkebunan karet menuju ke kecamatan Limbangan. 

#CoffeeAdventure #DesaWisataGetas #Kendal #kopi #siboli #kopisiboli #coffee #coffeeroasting #roastery #coffee_adventure #lowcost #MakartiUtomo #seduhkopi

 

05 May 2021

Coffee Adventure : Datang Disambut Petasan, Mesin Roastingnya Kebakaran

Perjalanan roasting kopi ke KTH Makarti Utomo, Dusun Genting, Desa Getas, Singorojo, Kendal.
Tracking by Relive #relive
#coffee #coffeeroasting #kopi #roasting #petasan #mercon #kelompoktanikopi #kendal #kopikendal #coffeeadventure